Tech News

Qualcomm Ingin Jegal Apple di Tiongkok Melalui Gugatan Hukum

Qualcomm dikabarkan telah mengajukan tuntutan hukum terhadap Apple dalam perseteruan hukum yang berlanjut atas hak paten, kali ini untuk menghalangi produksi dan penjualan iPhone di Tiongkok, demikian lansir Bloomberg baru-baru ini.

Ini adalah percobaan lain Qualcomm ke Apple karena sebelumnya perusahaan juga berduel dengan Apple terkait pembayaran untuk teknologinya. Apple mengajukan tuntutan $1 miliar kepada Qualcomm pada bulan Januari dan saga tersebut berlanjut ke pengadilan. Komisi Perdagangan Internasional AS pada bulan Agustus mengatakan sedang menyelidiki klaim bahwa Apple telah melanggar beberapa paten yang terkait dengan teknologi mobile di beberapa ponselnya.

Qualcomm adalah salah satu produsen chip terbesar, dengan teknologinya seperti Snapdragon 835. Dengan demikian, berseteru dengan salah satu produsen perangkat mobile terbesar di dunia memberikan kesulitan tersendiri bagi perusahaan. Sejak perseteruan keduanya dimulai, saham Qualcomm mengalami menurun tajam sekitar 19% di tahun ini.

“Alasan kami mempertahanan diri adalah, bahwa¬† Qualcomm mencoba meminta kepada Apple persentase dari total nilai iPhone, dan mereka melakukan pekerjaan hebat seputar hak paten penting, tapi itu hanya satu bagian kecil dari satu keutuhan iPhone, ” Kata CEO Apple Tim Cook awal tahun ini.

“Ini tidak ada hubungannya dengan tampilan atau Touch ID atau beberapa inovasi lain yang telah dilakukan oleh Apple. Jadi, kami tetap pada prinsip, dan kami sangat yakin kami berada di jalur yang benar.”

Sebagian besar proses produksi Apple dilakukan di Tiongkok – jika berhasil, ini akan memberi pukulan telak bagi Apple meskipun ini kemungkinan mereka akan menempuh jalur banding yang bakal memakan waktu dan biaya.