Home » Tech News » Peretas Diduga Jual Jutaan Akun Twitter

Peretas Diduga Jual Jutaan Akun Twitter

JATIMTECH.com – Pada bulan Mei 2016 yang lalu, Hacker telah berhasil menjual ratusan juta akun LinkedIn dan Myspace. Kini, hal yang serupa juga terjadi pada beberapa pengguna Twitter.

Seperti yang telah dilansir dari laman Cnet, Jumat (10/6/2016), Hacker Rusia yang berada di bawah nama dari Tessa88, diklaim pada Hari Selasa memiliki cache yang berisikan alamat email, username hingga password akun Twitter sebanyak 379 juta akun. Tidak jelas bagaimana maksud dari peretas tersebut.

LeakedSource sendiri memperkirakan di Hari Rabu, mereka mengklaim dengan berhasil mendapatkan 33 juta akun, atau sekitar sebanyak 10 persen dari pengguna aktif bulanan Twitter.

Twitter mengatakan pada Rabu kemarin, jika pihaknya juga tengah bekerja untuk melindungi akun penggunanya.

“Kami telah bekerja guna membantu menjaga akun tetap dilindungi dengan baik dengan memeriksa data kami terhadap apa yang telah dibagikan dari bocornya password.”

Tessa88 sendiri menjual database tersebut sebanyak 10 bitcoins atau sebanyak US$5,810 tau jika dirupiahkan seharga Rp 75 juta.

“Jutaan penguna telah terinfeksi oleh malware, dan malware berkirim setiap username dan password disimpan di dalam peramban seperti Chrome, dan Firefox.” ungkap LeakedSource pada posting blognya.