Di samping memuaskan penggemar dengan Mate 10 dan Mate 10 Pro yang garang, raksasa asal Tiongkok, Huawei pada hari Senin waktu setempat diam-diam menambah jajaran smartphone mid-rangenya dengan meluncurkan Huawei Mate 10 Lite .

Huawei Mate 10 yang baru merupakan varian lain dari Honor 9i yang sebelumnya diluncurkan di India, Huawei Maimang 6 di Tiongkok, dan Huawei Nova 2i di Malaysia. Ketiganya mengemas empat sensor kamera dan didukung oleh chipset HiSilicon Kirin 659 milik Huawei. Huawei siap menjual Mate 10 Lite di Jerman mulai November. Smartphone ini hadir dalam berbagai pilihan warna, termasuk Prestige Gold, Graphite Black dan Aurora Blue.

Seperti yang pertama kali dilaporkan oleh situs Jerman MobiFlip, Mate 10 Lite dirancang khusus untuk wilayah Eropa. Smartphone ini memiliki layar 5,9 inci dengan resolusi full-HD + (1080×2160 piksel) dan aspek rasio 18: 9. Layarnya memiliki bezels yang minimal di sisi kiri dan kanan, meski bagian atasnya disisakan untuk menampung dua sensor kamera – sensor RGB standar 13 megapiksel dan monokrom 2 megapiksel. Di bawah tudung, ada chipset HiSilicon Kirin 659 on-chip (SoC) yang hadir dengan delapan core ARM Cortex-A53 (empat clock 2.36GHz dan empat core di 1.7GHz).

Sebagai paduannya, ada RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB yang dapat diperluas dengan kartu microSD. Tapi berbeda dengan prosesor di Mate 10, prosesor ini tidak memiliki fitur kecerdasan buatan (AI).

Sama seperti bagian depan, bagian belakang Mate 10 Lite juga memiliki konfigurasi kamera ganda. Ada sensor standar 16 megapiksel dan sensor monokrom 2 megapiksel. Lampu kilat LED juga tersedia untuk menangkap gambar saat kekurangan cahaya. Bagian belakang smartphone juga dilengkapi dengan sensor sidik jari bulat tepat di bawah kamera.

Terakhir, Huawei Mate 10 Lite mengemas baterai 3340mAh yang akan bertahan satu hari dengan sekali pengisian.