Insiden masif yang melibatkan baterai kembali terulang sejak kegagalan Galaxy Note 7. Kali ini pabrikan komputer ternama, Hewlet-packard dikabarkan menarik lebih dari 50 ribu perangkat dari berbagai model yang dilaporkan mengalami kegagalan baterai sehingga memicu panas berlebihan yang berpotensi membahayakan konsumen.

Pengguna dapat mengunjungi situs buatan HP – di sini – untuk memeriksa apakah baterai mereka termasuk dalam daftar model yang direcall. Perusahaan sudah mencantumkan semua model yang terpengaruh oleh masalah ini. Komisi Keamanan Produk Konsumen AS (CPSC) mengeluarkan penarikan kembali di situsnya lengkap dengan rincian angka dan pasar yang dituju.

Untuk mengatasi permasalahan ini, HP telah menjanjikan penggantian baterai gratis dan berjanji untuk mencover semua pengguna terdampak. Dalam sebuah posting blog resminya, HP mengeluarkan petunjuk tentang cara mengaktifkan ‘Battery Safety Mode’ jika baterai disertakan dalam recall.

“HP sangat menganjurkan untuk menerima Battery Safety Mode agar notebook atau mobile workstation dapat digunakan dengan aman dengan menghubungkan ke adaptor daya.”

Tidak semua baterai laptop yang terkena dampak adalah bagian dari recall, karena itulah sebabnya perusahaan tersebut telah merilis HP Validation Validation Utility untuk memeriksa apakah baterai tertentu di komputer tersebut memang terpengaruh. Validasi menggunakan utilitas memakan waktu kurang dari 30 detik.

Adapun baterai yang terpengaruh disertakan atau dijual terpisah untuk notebook berikut ini: HP ProBook (640, 645, 650, 655 pada seri G2 dan G3), HPx360 310 G2, HP Envy m6, HP Pavilion x360 310 G2, PC Notebook HP 11 , HP ZBook (17 G3, 17 G4, dan Studio G3) Workstation Mobile..

Komisi Keamanan Produk Konsumen AS mengatakan bahwa HP telah menerima delapan laporan paket baterai yang terlalu panas, mencair, atau mengkerut, termasuk tiga laporan kerusakan properti senilai $4.500. Sementara itu, HP mengatakan, “Kualitas dan keamanan semua produk HP adalah prioritas utama kami. Baru-baru ini kami mengetahui bahwa baterai yang disediakan oleh salah satu pemasok kami untuk notebook dan mobile workstation tertentu berpotensi mengancam keamana pengguna kami.”