Malware berjaya di tahun 2014, bagaimana dengan 2015?

Salah satu perusahaan keamanan mengatakan bahwa tahun 2014 merupakan tahun terburuk dalam memerangi perangkat lunak berbahaya. Mereka juga memberitahukan tentang bertambahnya malware hingga dua kali lipat dibandingkan tahun 2013. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Adanya malware yang merajalela tahun 2014 ini dibuktikan oleh perusahaan Panda Security di Spanyol. Dalam laporan tahunan tersebut, Panda mengatakan bahwa tahun 2014 telah terdeteksi dan dihilangkan sebanyak 75 juta sampel perangkat lunak berbahaya. Software berbahaya tersebut meliputi virus komputer dan worm. Sedangkan di tahun 2013, Panda hanya mendeteksi sekitar 30 juta malware.

Perusahaan yang menyediakan layanan keamanan komputer tersebut juga mengemukakan bahwa rata-rata 200.000 jenis malware baru dideteksi setiap hari pada tahun 2014. Panda telah melacak malware berbahaya selama 25 tahun dan mendeteksi 220 juta malware. Dari sekian banyak malware yang telah diketahui, 34 persen-nya berasal dari penemuan malware di tahun 2014.

Beberapa antivirus juga melaporkan hal serupa, seperti AV-Test yang mendeteksi malware naik 72 persen dengan penemuan malware baru lebih dari 143 juta jenis. Kaspersky justru melihat lonjakan tajam yakni empat kali lipat peningkatan serangan malware di tahun 2014 dibandingkan tahun sebelumnya.

Luis Corrons, selaku Direktur Teknik Panda Security mengatakan, “Ancaman keamanan akan meningkat pada tahun 2015. Sistem keamanan di perusahaan dan rumah harus dipersiapkan untuk menghadapi malware tersebut,” seperti yang dikutip dari Cnet.

Oleh karena itu, sebaiknya pengguna lebih berhati-hati dalam mengunduh program gratisan di internet. Software gratis tersebut bisa jadi sebuah malware yang dibuat para hacker untuk mengelabuhi Anda. Selain itu, antivirus yang ada di komputer juga harus diperbarui agar lebih banyak malware yang terdeteksi.

DON'T MISS

Tulis Komentar