Meski sering mendengar istilah situs dan menggunakannya dalam dunia sehari-hari, ternyata ada banyak orang yang tidak bisa menjabarkan artinya ketika ditanya.

 

Artikel ini akan membahas lebih detail mengenai arti istilah ini dan penjabarannya.

Yang perlu Anda tahu:

  • Pengertian atau definisi.
  • Sejarah dan perkembangan.
  • Jenis.
  • Fungsi.
  • Cara membuat

Apa yang dimaksud dengan situs?

Di Indonesia, kata situs mengacu pada beberapa hal. Di antaranya adalah situs arkeologi dan situs web.

Apa yang dimaksud dengan situs

Berikut ini pengertian lengkapnya:

Situs KBBI

Menurut KBBI, sebagai kata benda biasa, situs diartikan sebagai daerah tempat temuan benda-benda purbakala. Arti ini lebih mengarah ke arkeologi.

Sementara itu, sebagai istilah yang mengacu pada komputer, situs berarti tempat yang tersedia untuk lambang suatu enkripsi. Inilah arti situs yang akan kita bahas dalam artikel ini.

Secara umum

Situs web dikenal juga dengan istilah website. Arti sederhananya adalah kumpulan informasi yang ada dalam bentuk halaman web dan saling tergabung dalam sebuah domain atau URL.

Ada juga yang mengartikan web sebagai suatu sistem yang ada di internet di mana sistem ini memungkinkan siapa saja untuk bisa menyediakan informasi.

Secara umum, pengertian situs adalah sekumpulan halaman web yang saling berhubungan dan pada umumnya berada di program yang sama dan berisi informasi. Informasi ini bisa disediakan oleh perorangan, organisasi atau lembaga, hingga kelompok tertentu.

Cara membuka website

Secara teknis, hampir semua orang bisa membuka halaman web. Pengguna hanya memerlukan browser seperti Opera, Chrome, Firefox, atau yang lain. Kemudian, ketikan URL atau nama domain di address bar-nya. Situs web tersebut pun akan langsung terbuka selama ada koneksi internet.

Selain itu, cara lain untuk membuka website adalah dengan membuka browser, kemudian ketikan kata kunci di mesin pencari seperti Google.

Setelah diklik cari atau enter, maka layar perangkat akan menampilkan berbagai macam hasil pencarian berupa URL yang bisa diklik langsung untuk terhubung ke masing-masing website.

Sejarah situs dan perkembangannya

Situs web pertama kali ditemukan oleh Sir Timothy John “Tim” Berners-Lee. Pada tahun 1991, ditemukan website yang untuk pertama kalinya terhubung ke jaringan.

Kala itu, fungsi situs web hanya sebatas untuk tukar menukar dan perbaruan informasi sesama peneliti di tempat kerja Tim, penemunya. Selanjutnya, pada tahun 1993, www dapat digunakan secara gratis oleh publik. Hal ini diumumkan langsung oleh CERN, tempat kerja Tim.

Perkembangan website

Sejak saat pertama kali ditemukan sampai sekarang, website telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Perkembangan ini tak hanya soal pemanfaatannya yang tadinya terbatas menjadi lebih umum, tetapi juga tersedia website gratis dan berbayar untuk para penggunanya.

Contoh free website adalah Blogspot dan WordPress. Setiap pengguna bisa memanfaatkan halaman web ini dengan leluasa. Nantinya, nama situsnya akan berubah menjadi namapilihan.blogspot.com atau namapilihan.wordpress.com. Tergantung apa nama pilihan yang dipakai oleh penggunanya.

Sedangkan contoh untuk website berbayar adalah situs-situs yang menggunakan nama domain secara langsung. Misalnya namapilihan.com, domain.com, dan yang lainnya. Tergantung apa nama pilihan untuk domainnya.

Perkembangan pembuatan website sangat signifikan. Secara statistik, per Januari 2021, ada sekitar 1,83 miliar websites di seluruh dunia dan bisa diakses dengan mudah oleh lebih dari 4,7 miliar pengguna internet.

Perkembangan ini terus meningkat seiring dengan perkembangan dunia digital dan kemudahan dalam melakukan akses.

Jumlah penggunanya terus bertambah karena kemudahan akses. Sedangkan pembuat website-nya juga bertambah karena perlu menyampaikan informasi-informasi unik kepada para pengguna.

Jenis website

Menurut kepemilikannya, website dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut ini klasifikasinya:

Website pribadi

Sesuai dengan namanya, pemilik web ini adalah perorangan. Biasanya, website ini digunakan untuk blogging, sebagai portofolio, atau yang lainnya. Situs jenis ini bisa dibuat dalam versi gratis, bisa juga berbayar, tergantung pemiliknya.

Situs bisnis atau perusahaan

Pemilik situs ini mayoritas adalah perusahaan atau orang yang menggunakan situsnya untuk berbisnis. Isinya bisa berupa portofolio perusahaan atau blog yang secara khusus menyediakan informasi bisnis.

Apabila membuat situs semacam ini, sebaiknya para pengguna membuat postingan yang SEO friendly sehingga lebih mudah bersaing dengan situs lainnya di halaman pertama mesin pencari.

Website komunitas

Sesuai namanya, situs ini memang dibuat untuk membentuk komunitas. Biasanya, tujuan dibuatnya adalah untuk berbagi informasi antar anggota.

Meski begitu, non anggota juga bisa membaca postingan yang ada di dalamnya meski memiliki keterbatasan karena tidak bisa ikut membuat thread, menulis komentar, atau interaksi lainnya.

Contoh situs komunitas di Indonesia adalah Kaskus, Detik Forum, dan lain-lain.

e-commerce dan marketplace

Situs ini dibuat dengan tujuan untuk menjual barang atau memberikan layanan secara online. Pengguna bisa membuat toko online sendiri dalam bentuk situs atau mengenalkan brand-nya di situs marketplace yang sudah lebih dulu ada.

Contoh marketplace yang ada di Indonesia adalah Shopee, Lazada, Tokopedia, dan lain-lain.

Catatan: Untuk contoh ecommerce masing-masing individu tinggal disesuaikan dengan nama domain yang dibeli oleh pemiliknya.

Fungsi situs website

Fungsi situs website

Berikut ini adalah beberapa fungsi situs website:

Sebagai wadah suatu komunitas

Bagi sebagian orang, website adalah tempat berinteraksi dan membentuk sebuah komunitas. Apalagi jika memang situsnya dibuat untuk komunitas tertentu. Bisa berdasarkan hobi, pengetahuan, atau yang lainnya.

Media promosi

Website yang fungsinya sebagai media promosi contohnya adalah situs-situs yang dibuat khusus untuk berjualan seperti e-commerce.

Mendapatkan informasi tanpa batas

Lewat website, semua pengguna bisa berbagi dan mendapatkan informasi tanpa batas. Di sini, Anda bisa menemukan informasi tentang kesehatan, pendidikan, sosial, politik, produk jual beli, dan yang lainnya.

Anda bisa mengakses situs-situs tersebut memakai koneksi internet dalam 24 jam penuh, di mana saja dan kapan saja.

Menghasilkan uang

Selain dibuat untuk menyediakan informasi, sebagai wadah komunitas, dan yang lainnya, situs web juga biasanya dipasangi iklan untuk menghasilkan uang.

Ada banyak blogger yang sukses menghasilkan dolar dengan cara mendaftar ke Google Adsense dan bekerja sama dengan perusahaan tertentu untuk menampilkan iklannya.

Cara membuat website

Cara membuat website

Berikut ini adalah beberapa tahapan dasar yang bisa dilakukan untuk membuat website:

  1. Menentukan tujuan pembuatan website sehingga bisa memilih jenis yang tepat.
  2. Tentukan platformnya, yakni wordpress. Dengan begini, pengguna tidak perlu menguasai coding.
  3. Mengatur hosting dan domainnya.
  4. Instalasi wordpress.
  5. Menginstal tema yang digunakan untuk situsnya.
  6. Memasang plugin tertentu bila memang dibutuhkan.
  7. Mengoptimasi web.

Langkah di atas terlihat sangat sederhana, namun faktanya dibutuhkan ketelatenan dalam mengelola dan mengoptimasi sebuah situs agar bisa terkenal dan menjadi nomor satu.

Bahkan, untuk bisa masuk ke halaman pencarian Google, Anda juga perlu belajar mengenai SEO atau Search Engine Optimization. Dengan alat inilah Anda bisa mengoptimasi web secara maksimal sehingga mudah masuk ke halaman pencarian.

Demikian informasi ringkas mengenai situs hingga manfaat dan cara menggunakannya. Semoga bermanfaat.

 

About the Author

Tim Jatimtech

Situs teknologi yang menyajikan ulasan, tips & trik aplikasi, rekomendasi produk dan berita terkini.

View All Articles