Home » Sains » Super Hybrid Mampu Mengisi Baterai dalam Hitungan Detik

Super Hybrid Mampu Mengisi Baterai dalam Hitungan Detik

super-hybrid
super hybrid (gambar : ucla)

Setelah kemarin kita memberitakan ion magensium sebagai pengganti baterai ion lithium. Kini terdapat sebuah perangkat yang mampu mengisi daya baterai bukan dalam hitungan jam, melainkan dalam hitungan detik. Super Hybrid, merupakan sebuah perangkat pengisi daya baterai dengan menggabungkan tingginya daya dan kepadatan energi.

Para ilmuwan di UCLA California Nano Systems Institute telah mengembangkan sebuah perangkat baru tersebut. Mereka menggabungkan kepadatan energi tinggi dari baterai dan tingkat pengisian,serta pengosongan super kapasitor secara cepat. Super Hybrid dilaporkan enam kali lebih padat energi. Tersedia secara komersial dan paket hampir sama banyak energi per satuan volume sebagai timbal asam baterai.

Baterai dapat menyimpan banyak energi dalam paket kecil dan ringan. Namun mereka tidak dapat mengisi dengan  cepat, membutuhkan waktu berjam-jam untuk melakukan pengisian hingga penuh. Baterai biasa juga tidak bisa bertahan lama saat digunakan, dan harus diisi kembali setalah melakukan pengisian selama berjam-jam.

Super Hybrid memungkinkan masalah-masalah pada baterai dapat teratasi. Sebuah perangkat tunggal yang menggabungkan semua atribut-atribut positif bisa mengubah seluruh lanskap teknologi saat ini. Super Hybrid ini dapat diaplikasikan terhadap perangkat berdaya baterai ringan, telepon seluler, atau bahkan mobil listrik yang saat ini masih menggunakan baterai lithium-ion.

Jumlah energi yang dapat disimpan dalam Super Hybrid tergantung pada bidang kontak antara elektrolit dan dua elektroda. Semakin besar bidang kontak, semakin banyak energi yang dapat disimpan. Super Hybrid sebelumnya digunakan struktur berpori dalam elektroda untuk memaksimalkan daerah ini. Namun karena pori-pori yang terlalu besar dan terlalu sedikit, membuat bantalan relatif sedikit berpengaruh pada kinerja.

Sebagai salah satu pemimpin tim penelitian, Kaner mengatakan timnya kini mengeksplorasi penggunaan elektroda. Tujuannya adalah untuk membangun Super Hybrid dalam skala besar.

Sumber : GizMag

Have your say!

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>