Sebuah perangkat yang dinamakan dengan Galaxy Note 7 yang sudah diperbaharui atau lebih dikenal dengan nama Fan Edition (FE), memulai debutnya di Korea Selatan pada awal bulan Juli kemarin. 2 bulan semenjak peluncuran perangkat tersebut, terlihat penjualannya sangat drastis yang mana penjualan FE terjual habis. Sementara itu, Samsung sendiri sama sekali tak ada niatan ataupun rencana untuk kembali menjual perangkat ini lebih banyak di Korea Selatan.

Samsung sendiri lebih cenderung memikirkan rencana mereka yang ingin melakukan ekspansi ke wilayah lain (rilis di luar negeri), mengingat keberhasilan mereka dalam menjual smartphone Samsung Galaxy Note 7 (FE) hingga laris 400 ribu unit perangkat di Korea Selatan.

Seperti yang dilansir dari laman Phone Arena, Rabu, 6 September 2017, Samsung sudah menempatkan label harga, sekitar US$625 (berkisar Rp 8,3 juta), jauh lebih murah dibandingkan dengan Galaxy Note 7 yang mengalami peristiwa kurang menguntungkan tahun 2016 silam.

Model yang sudah dilakukan pembaharuan ini sendiri memiliki baterai 3200 mAh yang lebih kecil dari pendahulunya, yang mana Galaxy Note 7 mengusung 3500 mAh. Untuk masalah spesifikasi lain yang tertanam di dalam perangkat dan bentuk modelnya, masih sama alias mirip seperti dengan yang lama.

Sementara itu, di perangkat yang lain, Samsung sudah membuka pre-order bagi Galaxy Note 8 di Korea Selatan. Diperkirakan smartphone yang satu ini akan meluncur pada tanggal 15 September 2017 yang akan datang. Untuk masalah harga dari Galaxy Note 8, kemungkinan akan dijual dengan harga US$960 (atau sekitar Rp 12,5 juta).