Home » Sains » Robot Pengawas Lalu Lintas, Hanya Ada di Kongo

Robot Pengawas Lalu Lintas, Hanya Ada di Kongo

Di Republik Demokratik Kongo, Anda akan menemukan pemandangan menarik. Jika Anda sedang berjalan di kepadatan lalu lintas di kota Kinshasa, Anda akan menemukan robot pengawas lalu lintas.

Robot pengawas lalu lintas ini bertugas mengatur lalu lalang pengendara, sekaligus memantau kepadatan lalu lintas. Robot pengawas ini tidak hanya satu, melainkan tersebar ke beberapa tempat di Kongo dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi.

Pembuatan robot pengawas lalu lintas ini memakan biaya yang lumayan mahal. Setidaknya 21.000 uero untuk biaya produksi satu robot saja. Robot ini menggunakan mesin bertenaga surya, yang dirancang khusus untuk mengurangi kecelakaan di jalan raya dan juga mengamati kebiasaan pengemudi di jalanan macet.

Bagian dada robot ini bisa berputar-putar layaknya robot mainan. Robot ini dilengkapi kamera pengintai yang dapat merekam arus lalu lintas dan langsung terhubung ke monitor di kantor polisi.

Sekedar informasi bagi Anda, bahwa di Kinshasa (ibukota Kongo) para pengemudi kendaraan sering melanggar lalu lintas. Dengan kepadatan jalanan kota yang terbilang tinggi, akan sangat membahayakan pengendara lainnya atau bahkan pejalan kaki jika dibiarkan.

Maka dari itu, pemerintah Kongo berinisiatif menggunakan “polisi” robot untuk mengatur lalu lintas kota. Sedangkan polisi manusia cukup memantau dari kejauhan saja dan menindaklanjuti para pelanggar lalu lintas.

Banyak orang mengira bahwa robot ini adalah maninan robot raksasa. Karena robot ini dilengkapi traffic light (lampu merah, kuning dan hijau), serta beberapa kamera di tubuhnya.

Robot yang dikembangkan oleh Woman’s Technology Kongo ini, dikerjakan seluruhnya oleh para insinyur perempuan. Therese Izay, selaku presiden dari Woman’s Technology mengatakan “ robot pengawas lalu lintas akan menghentikan pengendara yang melanggar, sehingga mereka tidak akan pernah sempat berpikir bisa lolos dari hukum”.

Sebelum robot pengawas lalu lintas diberlakukan, banyak sekali orang yang melakukan kejahatan dan dengan mudahnya melarikan diri. Tapi dengan adanya robot ini, para pelanggar tidak akan bisa lolos, karena semua aktivitas terekam oleh robot.

Cerita unik dari penerapan robot pengawas lalu lintas ini adalah dimana para pengendara lebih mematuhi robot daripada polisi manusia. Hal ini dibuktikan dengan berkurangnya tingkat pelanggaran lalu lintas di Kinshasa.

Robot pengawas lalu lintas pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013. Hingga kini terdapat 9 robot, 4 ditempatkan di beberapa sudut Ibukota dan 5 lainnya dikirimkan ke Katanga, salah satu provinsi di Kongo.

Sumber : Irish Examiner

Have your say!

0 0