Home » Tech News » Pemerintah Mesir Larang Layanan Free Basics dari Facebook

Pemerintah Mesir Larang Layanan Free Basics dari Facebook

Free Basics
Free Basics

JATIMTECH.com – Platform media sosial Facebook menolak untuk memberikan izin bagi Pemerintah Mesir untuk memata-matai para penggunanya melalui program Free Basics. Akibat hal itu, Pemerintah Mesir kemudian melarang layanan tersebut beroperasi di negara mereka.

Seperti dilansir dari The Verge, telah ada lebih dari sekitar 3 juta penduduk di Mesir sudah mandaftarkan dirinya dalam layanan Free Basics, dan Facebook mengatakan jika 1 juta orang diantaranya merupakan orang yang menjelajah di internet untuk waktu yang pertama kalinya, atau masih awam.

Layanan Free Basics juga menuai reaksi yang buruk di beberapa negara lain. Contohnya saja di India, jika layanan ini telah dikatakan melanggar prinsip internet netral milik mereka. Free Basics memungkinkan para penggunanya untuk memiliki akses ke dalam Internet, di mana situs tersebut telah dipilih oleh Facebook dan dengan beberapa masukan dari operator yang menawarkan layanan itu.

Walaupun layanan Free Basics ini tidak bisa cukup diterima dengan baik di beberapa negara, namun 37 negara lainnya masih terus menggunakan layanan Free Basics ini untuk terus beroperasi.

Written by
Become a Content Writer in JATIMTECH.com (2016). Study at University of Muhammadiyah Purwokerto (Informatics Engineering).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>