Now Reading
NASA Tingkatkan Teknologi GPS dengan Studi Ionosfer
0

NASA Tingkatkan Teknologi GPS dengan Studi Ionosfer

by Yuliansyah Andy3 Maret 2015

Adakalanya Anda tidak tahu bagaimana untuk sampai ke tempat tujuan. Dan hal yang mungkin Anda lakukan adalah menggunakan smartphone dan membuka aplikasi Global Positioning System (GPS). Hal ini lumrah dilakukan bagi mereka yang melek teknologi GPS. Beberapa dari Anda mungkin tidak tahu bahwa sinyal satelit GPS dan perangkat anda bisa terdistorsi berkat atas atmosfer bumi.

Para peneliti NASA “Jet Propulsion Laboratory”, bekerja sama dengan University of New Brunswick di Kanada. Mereka sedang mempelajari penyimpangan dalam ionosfer planet. Bagian dari atmosfer sekitar 217 mil di atas tanah yang mendefinisikan batas antara bumi dan ruang, yang bisa menjadi penyebab distorsi perangkat GPS anda.

Studi baru yang dipublikasikan dalam jurnal Geophysical Research Letters. Mereka membandingkan turbulensi di daerah aurora dengan ketinggian yang lebih tinggi. Tujuannya untuk mendapatkan informasi yang dapat membantu mengurangi efek dari gangguan yang terjadi di dalam ionosfer.

“Kami ingin menjelajahi plasma sekitar bumi dan mencari tahu bagaimana proses terjadinya penyimpangan plasma besar dapat mengganggu sinyal navigasi yang disiarkan oleh GPS,” ujar peneliti JPL dan penulis utama studi tersebut, Esayas Shume.

“Salah satu temuan utamanya adalah bahwa ada berbagai jenis penyimpangan dalam zona aurora dibandingkan di ujung kutub,” kata Anthony Mannucci, pengawas dari kelompok remote sensing ionosfer dan atmosfer di JPL. “Kami menemukan bahwa efek pada sinyal radio akan berbeda di dua lokasi tersebut.”

Jika Anda berpikir tentang ionosfer sebagai cairan, penyimpangan terdiri dari gelembung dengan tingkat kepadatan rendah di daerah-daerah yang memiliki tingkat kepadatan ionisasi yang tinggi. Hal ini menciptakan gumpalan ionisasi yang kurang lebih intens. Sehingga dapat mengganggu sinyal radio termasuk dari sistem dan pesawat GPS, terutama pada ketinggian yang lebih tinggi.

Untuk menguji penyimpangan tersebut, peneliti menggunakan data dari Canadian Space Agency Satelit, yaitu Cascade Smallsat dan Ionospheric Polar Explorer. Data itu sendiri berasal dari salah satu instrumen onboard satelit yang terlihat pada sinyal GPS.

Penelitian ini memiliki berbagai aplikasi, seperti perbaikan instrumen yang bergantung pada pesawat terbang di atas Kutub Utara. Bahkan dapat membantu para ilmuwan mengembangkan metode untuk mengurangi distorsi teleskop radio.

Kedepannya, penelitan ini nantinya akan membantu GPS Anda untuk bekerja lebih baik dan akurat ketika menjangkau lokasi yang lebih luas dan  jauh.

Sumber : sciencetimes

What's your reaction?
Love It
0%
Interested
0%
Meh...
0%
What?
0%
Hate It
0%
Sad
0%
About The Author
Yuliansyah Andy
Songwriter yang merangkap sebagai content writer. Baru menjajaki dunia blogging. Merupakan pribadi yang memiliki "a sense of humor" yang cukup baik.