Kacamata Tembus Pandang yang Bisa Membuat Wajah Tak Dikenali

Adakah di antara kalian yang pernah membayangkan memiliki kacamata tembus pandang? Mudah-mudahan mimpi kalian menjadi nyata untuk saat ini. Karena AVG baru-baru ini memperkenalkan prototipe kacamata tembus pandang yang bisa membuat wajah tak dikenali.

Banyak orang yang masih meragukan keberadaan kacamata tembus pandang. Karena mereka pikir kacamata tembus pandang hanya ada di film-film bergenre science fiction.

Secara logika memang tidak mungkin ada jenis kacamata tembus pandang. Kalaupun ada, mungkin kacamata ini akan disalahgunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

Namun AVG membantah dugaan tersebut, dengan memproduksi kacamata tembus pandang yang bisa membuat wajah tak dikenali. Mereka menamakan produk terbarunya itu dengan “Invisibility Glasses”.

Kita semua pasti pernah tahu teknologi pendeteksi wajah. Biasanya sering kita temui ketika akan login ke laptop ataupun smartphone.

Mobil Volvo juga menggunakan teknologi ini untuk mendeteksi pengemudi yang terlihat lelah atau lalai. Sehingga bisa mengantisipasi terjadinya kecelakaan saat mengendara.

Software pendeteksi wajah juga dapat kita temui di sosial media. Dengan aplikasi ini, kita dapat menandai teman-teman kita di foto online.

Tidak semua orang ingin ditandai dan dikenal orang lain. Mungkin asumsi seperti itu yang dipakai sebagian orang yang terlibat di dunia maya.

Oleh karena itu, AVG menyiapkan solusi untuk mereka yang wajahnya tak ingin dikenal. AVG selalu mencari cara untuk membantu orang melindungi dan mengamankan identitas online mereka.

Kacamata tembus pandang yang bisa membuat wajah tak dikenali ini telah diperkenalkan di Pepcom, Barcelona. Tepatnya sebelum MWC (mobile wolrd congress) 2015 berlangsung di Spanyol.

Dikembangkan oleh AVG Innovation Labs, kacamata tembus pandang membantu melindungi identitas visual di era digital. Melalui campuran teknologi dan bahan khusus, kacamata ini dapat mengaburkan sistem komputer saat hendak melacak identitas pemakainya.

Cara kerjanya, LED inframerah yang tertanam di sekitar mata dan bagian hidung kacamata akan membingungkan software pendeteksi wajah. Sementara sinar inframerah akan tetap terlihat pada mata pengguna.

Selain itu, bahan retro reflektif memantulkan cahaya kembali ke arah dari mana dia datang. Hal ini dapat digunakan ketika flash kamera menyala.

Namun sangat disayangkan, kita belum bisa mendapatkan kacamata tembus pandang yang bisa membuat wajah tak dikenali ini dalam waktu dekat. Karena peneliti masih akan menyelidiki lagi tingkat efektivitas kacamata ajaib ini. Mereka belum memastikan, apakah kacamata ini akan diproduksi massal untuk dilepas ke pasaran.

Sumber : gizmag

DON'T MISS