Innos D6000 Didukung RAM 3GB dan Dua Batarei 6000mAh

Kebutuhan akan alat komunikasi sudah terasa sejak lama. Namun, kini seiring berjalannya waktu alat komunikasi telepon sudah tergantikan dengan fitur chatting menggunakan berbagai aplikasi. Ketergantungan akan obrolan ringan ini terkadang telah menyita waktu dan juga menguras baterai. Oleh karenanya, banyak pengguna yang rela mengeluarkan uang lebih untuk membeli baterai tambahan berupa power bank.

Bagi Anda yang merasa butuh konsumsi daya berlebih untuk ponsel, kini Anda bisa mencicipi Innos D6000. Smartphone yang terdengar asing di telinga ini merupakan smartphone asal Tiongkok yang dilengkapi dengan dua baterai di dalamnya. Smartphone ini mengadopsi sebuah teknologi yang dikenal dengan nama Dual Cell Structure. Teknologi tersebut menggunakan baterai yang menyatu dengan bodi dan baterai yang dapat dilepas (removable).

Pada baterai yang menyatu dengan bodi, kapasitas dayanya sebesar 2.480mAh, sementara baterai removable berkapasitas 3.520mAh. Jadi, apabila dua baterai digabung akan menjadi 6.000mAh. Luar biasa bukan? Pengguna tidak perlu sering-sering mengisi daya dan bebas melakukan aktivitas bersama Innos D6000, seperti yang dikutip dari PhoneReviews (24/5/15).

Terdapat pula sumber yang mengatakan bahwa baterai pada Innos D6000 mampu bertahan selama 3 hingga 5 hari dengan intensitas tinggi. Menariknya, meski memiliki dua baterai, Innos D6000 juga dapat diisi secara simultan dengan menggunakan teknologi DuoCharge.

Jika berbicara tentang spesifikasi, sudah tentu Innos D6000 tak kalah dengan kemampuan baterainya. Smartphone dengan layar 5.2 inci ini menggunakan prosesor Snapdragon 615 dengan RAM 3GB. Pada sektor ruang penyimpanan, Innos D6000 memakai memori internal berkapasitas 32GB.

Untuk kamera, Innos D6000 mengandalkan kamera utama beresolusi 16MP dan kamera selfie 5MP. Smartphone ini akan berlayar ke Eropa pada bulan Juni mendatang. Anda bisa menjemput Innos D6000 dengan membawa dana sebesar Rp 3,7 juta.

DON'T MISS

Tulis Komentar