Sains

Ingin Tahu Sejarah Matahari 5480 SM? Cek Disini

JATIMTECH.com – Sebuah tim internasional yang dipimpin oleh para peneliti di Nagoya University, bersama dengan peneliti dari AS dan rekan mereka di Swiss, telah mengidentifikasi sejarah dari pusat tata surya kita pada tahun 5480 SM. Mereka melakukan ini dengan mengukur kadar karbon di lingkaran pohon, yang mencerminkan efek radiasi kosmik pada saat itu. Mereka juga telah mengusulkan penyebab dari peristiwa ini, sehingga memperpanjang pengetahuan tentang bagaimana matahari berperilaku.

Ketika aktivitas matahari berubah, mereka memiliki efek langsung pada bumi. Misalnya, ketika matahari relatif tidak aktif, jumlah karbon yang disebut karbon-14 meningkat di atmosfer bumi sehingga karbon di udara diserap oleh pohon. Karbon-14 dalam lingkaran pohon sendiri sebenarnya mampu mencerminkan aktivitas matahari dan peristiwa solar di masa lalu. Tim mengambil keuntungan dari fenomena tersebut dengan menganalisis spesies dari pucuk pohon cemara yang mana spesies yang dapat hidup selama ribuan tahun yang mana untuk melihat kembali sejarah matahari.

Mereka mengukur karbon-14 dalam sampel pinus di tiga laboratorium berbeda di Jepang, AS, dan Swiss, untuk menjamin kehandalan dari hasil mereka, kata A. J. Timothy Jull dari University of Arizona. Mereka menemukan perubahan karbon-14 yang lebih menonjol daripada yang ditemukan sebelumnyayang mana menggunakan data tahunan dan bukan data untuk setiap dekade. Tim berusaha mengembangkan penjelasan untuk data aktivitas matahari anomali dengan membandingkan fitur dari perubahan karbon-14 dengan orang-orang dari peristiwa solar lainnya yang diketahui telah terjadi selama beberapa ribu tahun silam. Meskipun penelitian ini baru diteliti daripada yang lain sampai saat ini, perbandingan dari karbon-14 di antara mereka dapat membantu mereka untuk mengetahui apa yang terjadi pada matahari saat ini, kata Fusa Miyake dari Nagoya University.

Mereka berpikir bahwa perubahan dalam aktivitas magnetik matahari bersama dengan serangkaian semburan matahari yang kuat atau lemah, telah menyebabkan perubahan fisik pada pohon yang disebut cincin pohon yang tidak biasa. Meskipun penelitian ini harus dilakukan lebih lanjut, mereka berharap bahwa penelitian seperti ini dapat membantu para peneliti untuk mengetahui aktifitas matahari kita yang dilansir dari Sciencedaily, Selasa (07/02/2017).