Helm Virtual dari Sony dengan 120 fps Dijual 2016

Sony telah mengumumkan versi upgrade helm virtual “VR” (virtual reality). Helm virtual ini rencananya akan diluncurkan dan dijual pada tahun 2016.

Edisi terbaru dari proyek Morpheus ini dilengkapi dengan OLED (organic light-emitting diode). Sehingga dapat menampilkan warna menjadi lebih hidup. Tampilannya terkesan selaras dengan Facebook yang merupakan saingan Oculus Rift.

Helm virtual ini mampu menampilkan grafis 120 fps (frame per second). Mengalahkan grafis dari produk HTC yang baru-baru ini diluncurkan, Vive VR (virtual reality) headset.

Sekedar informasi bagi Anda, bahwa frame rate sangatlah penting. Karena semakin tinggi angka yang berada di depan fps, maka semakin bagus pula gambar yang ditampilkan. Artinya pergerakan objek yang terlihat pada layar semakin halus, sehingga otot mata tidak mudah lelah.

Pada Minggu kemarin HTC yang notabene adalah kompetitor Sony, mengumkan produk mereka dapat menampilkan 90 fps. Seperti yang didemonstrasikan oleh Crescent Bay, yaitu 90 fps.

Banyak pihak yang terkejut dengan kabar yg diumumkan Sony. Karena hingga saat ini konsol Play Station dari Morpheus masih dianggap belum mampu menerapkan ini pada game.

Namun saat berbicara pada Game Developers Conference di San Francisco, Amerika Serikat. Eksekutif dari Play Station, Shuhei Yoshida mengungkapkan bahwa pembaruan software memungkinkan mesin untuk berada di antara frame. Caranya adalah dengan menggandakan fps maksimum saat ini, yaitu 60 fps.

“Frame rate yang lebih tinggi pasti penting karena mereka akan diterjemahkan ke dalam respon yang tinggi dari lingkungan game,” jelas Brian Blau. Dia adalah seorang analis di konsultan teknologi Gartner yang sebelumnya bekerja di industri virtual reality.

Brian juga mengatakan bahwa dengan helm virtual ini, para gamers tidak akan mengalami sakit pada mata mereka. Karena dengan 120 fps Anda tidak akan melihat terjadinya perubahan grafis.

Resolusi layar tetap pada 1080p definisi tinggi, memberikan 960 piksel dengan 1080 piksel per mata. Dia (Yoshida) juga menambahkan bahwa rincian lebih lanjut akan diresmikan di pameran video game E3 pada bulan Juni.

Isu yang beredar di berbagai media adalah helm virtual (VR) ini sangatlah mahal. Tapi itu sekedar kabar yang belum tentu jelas kebenarannya. Siapa tahu setelah rilis peminatnya banyak, akhirnya harga jualnya semakin rendah. Patut ditunggu bagi Anda para penggila game virtual.

Sumber : bbc

DON'T MISS