Tech News

Gara-gara Skandal, Mozilla dan Tesla Menjaukan Diri dari Facebook

Anggapan bahwa skandal Cambridge Analytica tak akan banyak berpengaruh terhadap Facebook sepertinya tak sepenuhnya benar. Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir sejumlah perusahaan besar mulai menarik diri dari Facebook, baik yang berhubungan dengan akun ataupun iklan.

Seperti yang dilakukan oleh Mozilla, Tesla dan perusahaan lain yang mulai menjauhkan diri dari Facebook menyusul pengungkapan kebocoran data pengguna utama ke konsultan politik yang terkait dengan kampanye Trump tahun 2016.

Meskipun tindakan ini diyakini hanya bersifat sementara, dan tidak banyak berdampak pada kekayaan Facebook. Tetapi, sejak gerakan #deletefacebook viral, saham jejaring raksasa itu terus mengalami pergerakan negatif yang nilainya tidaklah sedikir.

“Kami sedang jeda dari Facebook,” kata Mozilla di postingan blog resminya pada hari Rabu. Perusahaan yang menciptakan browser Firefox itu mengatakan jeda yang dimaksud adalah pemasangan iklan di Facebook dan tidak akan memposting di halaman Facebook. Tapi sampai saat ini Mozilla belum benar-benar menghapus fan page-nya, dan mengaku akan kembali mempertimbangkan untuk menggunakan Facebook jika isu data telah tuntas.

Bank Jerman Commerzbank juga mengaku telah menangguhkan setiap kampanye iklan dengan dalih mengevaluasi keamanan data. Kemudian perusahaan Sonos memutuskan iklan di Facebook, Instagram, Google, dan Twitter selama seminggu.

Elon Musk yang punya pengaruh besar bahkan ikut menangguhkan fan page Tesla dan SpaceX. Pada Kamis sore, fan page kedua merk tersebut tampak tidak aktif lagi.