Ganja Ternyata Dapat Mengobati Epilepsi

Sebuah studi baru tentang manfaat ganja oleh seorang ahli saraf Orrin Devinsky. Peneliti tersebut menemukan sebuah temuan yang menyatakan ada sebuah komponen dari ganja yang mampu menyembuhkan penyakit epilepsi. Komponen ganja yang digunakan untuk penyembuhan penyakit epilepsi tersebut adalah Cannabidiol.

Orrin Devinsky sangat yakin bahwa Cannabidiol mampu mengurangi kejang yang sangat parah bagi pasien epilepsi. Pasalnya dia telah melakukan percobaan terhadap beberapa pasien epilepsi selama 3 bulan. Dengan mengambil ekstrak dari Cannabidiol yang diberikan kepada pasien.

Cannabidiol mampu mengurangi efek psikoaktif dari THC. Terutama euforia yang mampu merangsang zat kimia dalam ganja. Namun, Cannabidiol juga memiliki efek antioksidan dan anti inflamasi. Yang sangat berguna bagi orang-orang dengan multiple sclerosis dan penyakit Crohn.

Studi baru terkait ganja melibatkan sebanyak 137 pasien epilepsi. Rata-rata usia mereka adalah 11 tahun. Awalnya para pasien epilepsi itu menolak untuk diobati. Namun, tim medis berhasil meyakinkan pasien epilepsi untuk menyembuhkan penyakit yang mereka derita. Masing-masing pasien diberi Cannabidiol dalam bentuk cair. Hasilnya, kejang-kejang menurun dalam 12 minggu pengobatan.

Namun, Cannabidiol tetap memiliki efek samping. Para pasien yang menrima pengobatan tersebut mengalami diare, kantuk, kelelahan dan kehilangan nafsu makan. Hingga akhirnya 12 orang pasien dari 137 orang berhenti menggunakan Cannabidiol. Mereka sudah tidak tahan dengan efek samping yang diterima akibat ekstrak dari ganja itu.

Devinsky mengatakan bahwa Cannabidiol masih harus diuji kembali terhadap plasebo pasien epilepsi. Hasil dari uji coba itu nantinya akan dipaparkan pada pertemuan American Academy of Neurology. Pertemuan itu rencananya akan digelar pada 12 April 2015. Dan akan disampaikan langsung oleh Orrin Devinsky.

Sumber : ScienceNews

DON'T MISS

Tulis Komentar