Tech News

Facebook Jobs Bisa Diakses di 40 Negara Baru

Facebook pada hari Rabu mengumumkan bahwa layanan pencari kerja, Facebook Jobs kini diperluas jangkauannya ke lebih banyak negara, yang bertujuan untuk menghubungkan lebih banyak orang dengan pencari tengara kerja.

Wakil presiden Facebook Alex Himel menggambarkan ekspansinya ke lebih dari 40 negara sebagai “tahap baru dalam diversifikasi jejaring sosial.”

Sejak menambahkan fitur Jobs awal tahun lalu di Kanada dan AS, Facebook telah menyempurnakannya untuk mengelola tugas seperti menerima lamaran, menjadwalkan wawancara, dan mendapatkan notifikasi saat ada posisi yang diinginkan oleh pencari kerja yang terbit.

Jobs bisa didaftarkan atau diaplikasikan di sebuah “dashboard” yang ditujukan untuk keperluan aplikasi Facebook. Penggunaan layanan dapat menggunakan Jobs secara gratis, namun perusahaan harus membayar untuk “meningkatkan” pos dan kandidat target yang sesuai dengan kriteria mereka.

Facebook Jobs akan muncul di beberapa lokasi di jejaring sosial, termasuk halaman bisnis, Marketplace, dan News Feed.

Berbicara kepada AFP di sela-sela presentasi di New York, Himel menolak untuk menentukan berapa banyak lowongan pekerjaan yang terdaftar di Facebook. Tetapi dia mengatakan statistik sebuah studi internal mengungkapkan bahwa satu dari empat anggota Facebook di AS telah menggunakan jaringan sosial untuk mencari pekerjaan.

Menurut Statistic.com, pengguna Facebook di AS terhitung sekitar 214 juta orang, berarti ada sekitar 53 juta orang di sana yang mencari pekerjaan di jejaring sosial. Dengan lebih dari dua miliar pengguna di seluruh dunia, Facebook menjanjikan potensi yang besar untuk menghubungkan orang yang mencari pekerjaan dengan perusahaan yang membutuhkan bakat-bakat baru, terutama pekerjaan dengan keterampilan menengah atau rendah di perusahaan lokal.