Sains

Efek Mcgurk Berikan Persepsi Beda Saat Kalian Pidato

JATIMTECH.com – Para peneliti baru-baru ini sedang mengembangkan penelitian yang terkait dengan pidato visual yaitu gerakan mulut yang kabarnya tidak cocok dengan pidato pendengaran dapat mengakibatkan persepsi pesan yang sama sekali berbeda. Ilusi misterius ini dikenal sebagai efek McGurk. Dalam penelitian baru yang dipublikasikan dalam journal of PLoS Computational Biology, peneliti neuroscience telah menciptakan algoritma untuk mengungkapkan wawasan yang lebih luas mengapa otak kadang-kadang bisa berantakan saat menterjemahkan suatu pidato.

Temuan ini akan berguna dalam memahami pasien dengan persepsi pidato visual dan dalam menyeimbangkan komputer yang mampu memahami pidato pendengaran dan visual. Semua manusia tumbuh dengan mendengarkan puluhan ribu contoh pidato dengan gerakan mulut dan pendengaran suara yang berjalan selaras, kata Dr Michael Beauchamp, profesor bedah saraf di Baylor College of Medicine dan penulis senior pada kertas dengan John Magnotti, postdoctoral peneliti di Baylor. Dalam situasi sehari-hari kita sering dihadapkan dengan beberapa pembicara yang memancarkan pendengaran dan penglihatan dalam pidato dan otak harus memutuskan apakah ya atau tidak untuk mengintegrasikan kombinasi tertentu dari suara dan mimik wajah mereka.

Efek McGurk terjadi ketika gerakan mulut yang terlihat dapat menimpa apa yang didengar, menyebabkan seseorang merasakan suara yang berbeda dari apa yang sebenarnya sedang dikatakan. Misalnya, visual “ga” dikombinasikan dengan pendengaran dapat terdengar “ba” hasil dalam persepsi yang muncul bisa kata “da”. Hanya ketika mata tertutup dan suara yang dapat didengar, pesan bisa benar-benar dirasakan.

Magnotti dan Beauchamp mampu menciptakan model persepsi algoritma pidato multiindrawi berdasarkan prinsip inferensi kausal, yang mana memberi sepasang suku kata pendengaran dan visual. Modal ini memberi otak kemungkinan untuk menghitung beberapa pembicara yang menggunakan persepsi kata pidato terakhirnya. Mereka membandingkan model dengan model alternatif yang identik,
kata Beauchamp, yang juga merupakan direktur Core for Advanced MRI di Baylor.

Hasil penelitian menunjukkan suatu peranan penting untuk jenis inferensi perhitungan kausal yang terjadi di otak selama persepsi ujaran multiindrawi, kata Magnotti. Para peneliti sudah memiliki gagasan tentang bagaimana dan di mana otak secara terpisah mengkodekan pidato pendengaran dan berbicara secara visual. Hal ini akan berfungsi sebagai panduan, menyoroti daerah otak tertentu yang akan menjadi penting untuk persepsi pidaro multiindrawi. Memahami bagaimana otak menggabungkan informasi dari berbagai indera akan memberikan wawasan cara untuk meningkatkan penurunan persepsi ujaran saat berpidato untuk mengembangkan perangkat yang bisa meningkatkan pengdengaran, kata Beauchamp yang dilansir dari Sciencedaily, Kamis (16/02/2017).