Home » Tech News » Chrome Bakal Blokir Situs yang Redirect ke Iklan dan Pop-up

Chrome Bakal Blokir Situs yang Redirect ke Iklan dan Pop-up

Google Chrome
Google Chrome

Untuk meningkatkan pengalaman berselancar di dunia maya dan untuk membatasi intervensi pihak ketiga, Google meningkatkan Chrome dengan kemampuan untuk memblokir pengalihan (redirect) situs web. Perkembangan terbaru akan tersedia di Chrome 64, yang saat ini baru tersedia di kanal Canary dan Dev. Jika semua lancar, fitur ini akan tersedia untuk publik di awal 2018.

Google telah merencanakan tiga lapisan perlindungan yang berbeda untuk mengatasi perilaku yang tidak diinginkan di Chrome. Pertama, raksasa pencarian akan menghentikan iklan yang secara otomatis mengalihkan pengguna ke halaman baru tanpa diklik sekalipun. Browser akan menampilkan toolbar di bagian atas untuk memberitahukan soal pemblokiran redirect.

Kedua, Google Chrome akan memblokir pengalihan yang membawa halaman yang tidak diinginkan bersamaan yang disertai tampilnya web iklan di tab baru. Perusahaan menyebut perilaku jenis ini sebagai “pengalihan pop-up” untuk menutupi perilaku popup.

Terakhir, Google akan membatasi “pengalaman kasar” yang mengirim pengguna ke situs iklan yang tidak diinginkan yang disamarkan dalam bentuk tombol palyer video, tanda silang di jendela browser atau lapisan transparan yang akan membuka tab atau jendela baru secara diam-diam bahkan tanpa klik.

Meskipun fitur ini belum diluncurkan ke publik, namun browser Chrome telah dirancang memberi perlindungan dari iklan, popup dan aktivitas tracking yang tidak diinginkan pengguna. Yang perlu dilakukan oleh pengguna adalah menjaga agar komputernya selalu mengunduh Chrome versi terbaru.

Have your say!

0 0