BRETT, Robot yang Diprogram Trial and Error

Robot humanoid adalah robot yang dirancang khusus menyerupai manusia. Artinya, robot humanoid ini nantinya dapat melakukan tugas-tugas yang juga dilakukan manusia. Misalnya robot dapat berjalan, berbicara, bahkan menulis. Namun, kebanyakan robot tersebut sengaja diprogram untuk melakukan sebuah pekerjaan. Sekarang ada sebuah robot yang dinamakan BRETT. Robot ini sengaja tidak dirancang khusus untuk melakukan sebuah pekerjaan berdasarkan perintah-perintah yang telah diprogram sebelumnya. Namun robot ini menuntaskan sebuah pekerjaan atau aktivitas berdasarkan hasil dari pembelajaran.

BRETT adalah singkatan dari (Berkeley Robot for the Elimination of Tedious Tasks). Robot ciptaan peneliti dari  University of California, Berkeley ini diciptakan untuk mengeliminasi serangkaian tugas yang membosankan. Seperti yang kita ketahui bahwa kebanyakan robot-robot yang telah ada hanya mengerjakan satu tugas saja. Setelah selesai satu tugas, mereka akan melakukan tugas/perintah berikutnya. Atau bahkan mereka hanya diprogram khusus untuk mengerjakan satu perkerjaan saja. Ketika pekerjaan tersebut selesai dikerjakan, maka robot tersebut akan mengerjakan kembali tugas tersebut secara berulang.

Oleh karena itulah para peneliti Berkeley ini mengembangkan BRETT dengan pra program. Robot BRETT ini dibiarkan melakukan aktivitas motorik tanpa perintah terperinci (pra program). Aktivitas yang dilakukan BRETT ini meliputi menyusun balok, menaruh topi di atas tutup botol minuman, dan merakit pesawat mainan. Butuh waktu setidaknya 3 jam agar BRETT mampu menyelesaikan aktivitas motorik tersebut. Selama 3 jam itu, BRETT mencoba-coba sendiri apa yang akan dilakukannya tanpa instruksi yang terprogram. Artinya, konsep trial and error yang dicanangkan sebelumnya telah berhasil diterapkan pada sebuah robot.

DON'T MISS

Tulis Komentar