Home » Tech News » Astronom Temukan Planet Dengan Sistem 3 Bintang Utama

Astronom Temukan Planet Dengan Sistem 3 Bintang Utama

Astronom Temukan Planet Dengan Sistem 3 Bintang Utama (Gambar: Sciencealert)

JATIMTECH.com – Kabarnya beberapa waktu lalu telah diterbitkan sebuah hasil penelitian luar angkasa, yang mana telah ditemukan sebuah planet aneh yang memiliki tiga bintang utama. Bintang utama ini kalau di sistem tata surya, sering kita sebut dengan matahari dan bulan, dilansir dari Sciencealert, Sabtu (02/04/2016).

Para ilmuwan heran dengan adanya hal ini. Planet ini benar-benar dapat berotasi secara stabil dengan tiga bintang utama. Planet baru ini diberi nama Planet Kelt-4AB. Planet ini merupakan planet keempat yang mempunyai karakteristik aneh selama peneitian ruang angkasa sampai saat ini.

Meskipun para peneliti telah mengetahui sistem rotasi yang ada di Planet Kelt-4AB untuk sementara waktu, namun mereka tetap penasaran dengan apa yang terjadi dengan planet ini. Fenomena ini begitu aneh karena bintang-bintang utama ini mempunyai volume yang sangat besar, peneliti memperkirakan volume mereka hampir sama dengan planet Jupiter. Ke depannya para ilmuwan akan menaikkan eksplorasi mereka ke sistem biner, yang mana diharapkan dapat menemukan sejumlah fakta menarik dan kejelasan mengenaiplanet ini.

Pemahaman singkat mengenai tiga bintang utama ini, dijelaskan oleh para ilmuwan kalau tiga bintang ini diberi nama Kelt-A, Kelt-B dan Kelt-C. Lalu Planet Kelt-4AB mengorbit ke bintang Kelt-A setiap tiga hari sekali, sementara itu bersamaan dengan orbitnya bintang Kelt-B dan bintang Kelt-C setiap 30 tahun sekali dan bahkan diperkirakan lebih dari itu. Untuk bintang Kelt-B dan bintang Kelt-C memiliki jarak yang sangat jauh, jadi cahaya yang dipancarkan tidak begitu terang seperti yang dipancarkan oleh bintang Kelt-A.

Para peneliti dari Harvard-Smithsonian Centre for Astrophysics mengatakan untuk bintang yang ke dua dan ke tiga bersinar seperti terangnya sinar Bulan yang ada di Bumi.

Bagi sobat yang penasaran dapat langsung baca laporan lengkap dari penemuan ini lewat jurnal yang sudah diterbitkan lewat tautan di samping ini The Astronomical Journal.

Saya adalah seorang mahasiswa yang lagi belajar menulis, jadi untuk lebih membangun dan memperbaiki tulisan saya, mohon kritik dan saran dari Anda. Terimakasih ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>