Internet

Aplikasi Kencan Tinder, 42% Penggunanya Berstatus Menikah

Sebanyak 42% pengguna aplikasi kencan Tinder ternyata memiliki status menikah atau telah memiliki pasangan. Para pengguna aplikasi kencan Tinder ini ternyata menggunakannya untuk berselingkuh dari pasangannya. Fakta ini terungkap berdasarkan informasi yang diperoleh dari Global Web Index yang telah melakukan survei selama beberapa bulan terakhir.

Global Web Index adalah sebuah situs pencarian konsumen digital terbesar di dunia. Tugasnya adalah melakukan survei pasar terhadap para pengguna aplikasi digital untuk disampaikan kepada perusahaan. Salah satu contohnya adalah aplikasi kencan Tinder, yang merupakan aplikasi kencan Android paling populer selama beberapa bulan terakhir ini. Aplikasi kencan Tinder ini memungkinkan para penggunanya untuk berhubungan dengan orang-orang di sekitar mereka.

Aplikasi kencan yang bisa diakses melalui Android dan iPhone ini sebenarnya diperuntukkan bagi orang-orang yang masih single atau belum terikat dalam sebuah hubungan. Namun pada kenyataannya, hampir sebagian dari pengguna aplikasi kencan Tinder Android dan iPhone berstatus menikah ataupun telah mempunyai pasangan. Sebanyak 54 persen pengguna aplikasi kencan Tinder berstatus single. Sedangkan sisanya, yaitu sebesar 4% pengguna menyatakan status telah bercerai dan memiliki hubungan yang rumit dengan pasangannya.

Jika survei yang diungkapkan oleh Global Web Index tentang pengguna aplikasi kencan Tinder di Android adalah fakta. Maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi kencan Android ini memiliki tingkat ancaman yang cukup tinggi bagi pasangan. Pasalnya, aplikasi kencan online ini sangat mudah untuk digunakan melalui Android ataupun iPhone.

Selain itu, situs kencan online ini sangat cepat dalam menemukan seseorang di sekitar yang memiliki minat yang sama. Apalagi aplikasi kencan Tinder ini memperbolehkan orang yang telah menikah ataupun sedang dalam hubungan untuk menggunakan aplikasi kencan iPhone atau Android ini secara bebas dan gratis.