Watermark merupakan fitur yang sudah ada sejak dulu sehingga pasti banyak yang mengenalnya. Meski begitu, tentu masih ada informasi detail yang belum diketahui oleh sebagian orang mengenai istilah ini.

Artikel ini akan membahas lebih detail mengenai watermark.

Yang perlu Anda tahu:

  • Pengertian.
  • Fungsi.
  • Contoh.
  • Bentuk.
  • Cara membuat.
  • Cara menempatkannya.

Apa yang dimaksud dengan watermark?

Arti watermark dalam bahasa Indonesia sangat simpel, yakni Tanda Air. Namun, definisi yang sebenarnya dari istilah ini menurut wikipedia adalah gambar atau pola yang muncul di kertas dengan bentuk seperti bayangan dan bisa dilihat pada pencahayaan tertentu karena kelihatannya samar.

Apa yang dimaksud dengan watermark

Tanda air ini sudah ada sejak dulu. Contoh riilnya adalah pada uang kertas, prangko, atau dokumen penting lainnya.

Untuk melihat water mark pada uang kertas misalnya, Anda harus menerawangkannya ke cahaya sehingga terlihat jelas. Bila tanda airnya tidak terlihat meski sudah diterawang di bawah cahaya, maka bisa dipastikan bahwa uang tersebut palsu.

Kini, pengertian watermark mengalami perluasan. Bila dulu hanya pada sesuatu yang sifatnya dapat dipegang, kini tanda air ini juga digunakan secara digital.

Pada mulanya, ia digunakan pada saat mengetik dokumen di laptop atau PC melalui software microsoft office word. Di mana penulis dapat membubuhkan tanda air yang unik dan mencerminkan penulisnya saat membuat sebuah dokumen.

Semakin canggih dunia digital, watermark akhirnya juga digunakan pada berbagai aplikasi. Di antaranya adalah APK edit video hingga media sosial seperti TikTok.

Melihat ulasan di atas, pengertian watermark kini menjadi sangat luas. Di mana dia bisa dibubuhkan pada dokumen yang dapat dipegang hingga file digital seperti foto, video, atau yang lainnya.

Apa fungsi watermark?

Sesuai dengan definisinya di atas, tanda air memiliki fungsi yang jelas. Berikut ini beberapa di antaranya:

Fungsi untuk uang, prangko, dan dokumen terlihat lainnya

Fungsi watermark pada uang sebagaimana diulas sebelumnya adalah untuk membedakan yang asli dan palsu. Tanpa itu, mungkin peredaran uang palsu akan semakin banyak. Tanda air merupakan sesuatu yang unik dan tidak dapat ditiru atau dipalsukan.

Fungsi watermark untuk uang prangko dan dokumen terlihat lainnya

Hal serupa juga berlaku untuk prangko atau dokumen lainnya. Dengan adanya tanda air, maka dokumen tersebut akan unik dan terlihat aslinya.

Sebagai hak cipta

Jika pada uang atau dokumen lain fungsinya adalah untuk membedakan asli dan palsu, pada file digital berbeda lagi.

Biasanya, pada file digital seperti foto, watermark berfungsi sebagai hak cipta. Ini menunjukkan bahwa foto tersebut merupakan hasil karya seseorang yang tidak boleh disalahgunakan oleh orang lain.

Misalnya, pada saat membuka blog dan menemukan ada foto dengan watermark di blog tersebut, maka berarti foto tersebut sudah memiliki hak cipta dan tidak boleh digunakan oleh sembarang orang apalagi dicuri dan dipakai ulang.

Untuk promosi

Membubuhkan watermark juga bisa menjadi salah satu ajang promosi atau branding buat para pengusaha. Faktanya, ada banyak sekali produk yang dibubuhi tanda air berupa logo perusahaan dan ini cukup menguntungkan buat pemilik usahanya.

Apalagi jika usahanya dilakukan secara online dan foto produknya rawan digunakan oleh pengusaha lain. Membubuhkan logo bisa menjadi promosi terbaik untuk toko Anda.

Sebagai sebuah identitas

Tanda air juga berfungsi sebagai sebuah identitas. Dengan membubuhkannya, maka orang akan lebih mudah mengenali hasil karya tertentu.

Pengguna Kinemaster misalnya. Saat melakukan editing video akan ada logo Kinemaster di salah sudut videonya. Ini akan menjadi identitas buat Kinemaster bahwa editingnya dilakukan menggunakan aplikasi ini.

Kecuali Anda mengupdate aplikasinya ke versi pro, watermark ini akan hilang dan Anda bisa membubuhkan watermark pribadi.

Catatan: Dengan memaksimalkan fungsi di atas, keuntungan yang bisa didapatkan dari watermark adalah Anda bisa memiliki karya original yang tidak mudah dibajak dan diduplikasi, brand akan mudah dikenal orang, dan menumbuhkan rasa bangga serta aman tersendiri.

Contoh penggunaan watermark dalam kehidupan sehari-hari

Berikut ini adalah beberapa contoh pemakaian tanda air dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Uang.
  2. Prangko.
  3. Aplikasi edit video versi biasa: Kinemaster, Filmora, dll.
  4. Video di channel Youtube. Biasanya membubuhkan logo di salah satu sudut videonya.
  5. Logo-logo yang ada di foto produk, dll.

Ada banyak contoh pengaplikasian watermark, baik secara digital maupun non digital.

Bentuk watermark

Ada banyak sekali bentuk watermark yang bisa digunakan, di antaranya adalah:

  1. Berupa logo khusus yang unik.
  2. Berupa teks seperti nama akun media sosial, nama toko, atau yang lainnya.
  3. Membuat foto unik secara khusus untuk tanda air.
  4. Atau, teks copyright saja kadang juga sudah cukup.

Catatan: Apa pun bentuk yang dipilih. Pastikan bahwa penggunaannya tepat dan ukurannya sesuai dengan dokumen yang ingin diberi hak cipta. Jangan sampai kebesaran hingga menutupi konten yang ingin dilindungi tersebut.

Cara membuat watermark

Pembuatan watermark bisa disesuaikan dengan bentuk yang dipilih. Untuk foto misalnya, pengguna bisa memilih Adobe Photoshop. Selain aplikasi ini, masih banyak aplikasi lain yang bisa digunakan untuk membuat watermark.

Cara membuat watermark

Untuk menemukannya, Anda bisa langsung mencarinya di toko aplikasi seperti Play Store. Setelah membuatnya, jangan lupa jadikan file-nya dalam format .png yang transparan. Dengan format ini, akan lebih mudah untuk menempatkannya pada setiap hasil karya Anda.

Jika kesulitan untuk membuat file dalam format .png transparan melalui HP. Anda juga bisa menemukan aplikasinya langsung di Play Store khusus untuk pengguna Android.

Cara menempatkan watermark pada hasil karya

Berikut ini adalah langkah mudah untuk membubuhkan watermark pada hasil karya:

Pilih foto atau file yang mau diberi watermark

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memilih foto atau file yang mau diberi tanda air. Jangan memilih semua foto, tapi pilihlah foto atau hasil karya yang hanya akan tampil di publik.

Tujuannya adalah agar orisinalitasnya terjaga dan Anda tidak perlu membuang waktu pada foto-foto lainnya.

Buatlah copy dari foto yang terpilih

Sebelum membubuhkan watermark pada salah satu foto, pastikan file aslinya masih aman. Hal ini dimaksudkan agar saat Anda mau mengeditnya lagi di kemudian hari, file mentahnya masih ada.

Selain itu, foto tersebut juga bisa menjadi master asli yang menunjukkan keorisinalitasannya sebelum memasuki proses editing gambar dengan pembubuhan watermark.

Gunakan metode yang tepat

Setelah memilih foto dan membuat copy file, silakan edit dan bubuhkan watermark menggunakan aplikasi yang sesuai dan metode yang tepat.

Anda bisa mengatur untuk membubuhkan tanda air satu per satu atau secara masal. Pastikan bahwa aplikasi yang Anda gunakan sudah sesuai.

Sesuaikan jenis dan ukuran watermark-nya

Ukuran dan jenis watermark-nya harus sesuai dengan foto atau file yang sedang diedit. Ubah ukuran watermark-nya agar seimbang dengan ukuran gambar dan tidak menutupi isi konten asli yang ingin disampaikan dari gambar tersebut.

Upload fotonya

Bila sudah selesai diberi watermark, silakan unggah foto di media sosial, blog, atau ruang publik lainnya yang Anda kehendaki.

Demikian informasi tentang watermark secara rinci. Semoga bermanfaat.

Tagged in:
, ,

About the Author

Tim Jatimtech

Media industri aplikasi mobile. Memberikan ulasan aplikasi, tips & trik aplikasi, rekomendasi aplikasi dan berita terkini.

View All Articles